Selasa, 22 Maret 2016

Cara memperbaiki istri

Bagaimana cara memperbaiki istri menurut Islam?
Rumah merupakan sebuah perusahaan besar yang membawa beberaa lembaga. Ia membawa beberapa lembaga yang isinya meliputi lembaga pendidikan, lembaga penyediaan pangan, lembaga social dan lembaga pariwisata atau rekreasi.
Di atas semua lembaga tersebut, istri adalah kepalanya. Maka memperbaiki rumah tangga tanpa memperbaiki istri sama saja tidak berarti. Bagaimana cara memperbaiki istri menurut Islam? Ada beberapa langkah praktis untuk memperbaiki istri sebagaimana berikut.
Langkah pertama
Pemahaman yang benar terhadap ayat-ayat Alqur’an dan hadits Nabi yang menyorot tentang hubungan keluarga. Dia antaranya adalah hadits riwayat Bukhori-Muslim yang artinya
“Berwasiatlah untuk para wanita karena sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulung rusuk dan yang paling bengkok dari bagian tulang rusuk adalah bagian atasnya. Jika engkau ingin meluruskan tulang rusuk tersebut maka engkau akan mematahkannya, dan jika engkau membiarkannya maka ia akan tetap bengkok, maka berwasiatlah untuk para wanita.” (HR. Muttafaq ‘alaih)
Meluruskan atau mempebaiki istri tergantung pada tiga poin penting yaitu sabar, lemah lembut dan pemahaman.
Langkah kedua
Meningkatkan tingkat ilmiah dan pendidikan seorang istri. Banyak laki-laki yang menikahi gadis, namun ia tidak menambahkan kepada istrinya ilmu pengetahuan tentang kepribadian yang baik sebagai seorang istri. Biasanya laki-laki hanya menginginkan mendapat seorang gadis tetapi is tidak memberikan kontribusi dalam membangun kepribadiannya, sehingga ia tidak siap menerima setiap kesalahan dan keteledoran istri. Sebelum seorang suami siap menghadapi kesalahan dan keteledoran istri, ia harus berupaya mengajarinya, mendidik, dan mempersiapkannya menjadi seorang ibu.
Memberikan pendidikan kepribadian kepada istri dapat dilakukan pada awal pernikahan. Karena kebanyakan laki-laki tidak mungkin akan terlalu dekat dan terlalu sering bertemu dengan calon gadis yang akan ia nikahi selain juga dapat menimbulkan fitnah.
Langkah ketiga
Menggauli istri dengan interaksi yang penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang, sebagaimana yang difirmankan Allah sebagai berikut.





Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepdanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. Ar-Rum (30) : 21 )
Ini cara yang paling sederhana dalam memperbaiki istri. Orang yang berbuat baik tentu dapat merasakan pengaruh perbuatan baiknya itu pada jia seseorang.
Langkah keempat
Memperlihatkan kebaikan dan kemuliaan sang istri di depan keluarganya dan terlebih di hadapan keluarga suami. Hal ini akan sangat berpengaruh pada jiwa sang istri, sehingga menjadikannya lebih banyak menerima perubahan menuju kebaikan.
Keempat langkah tersebut terangkum dalam satu kata dalam Alqur’an yaitu “fa’idzuhunna” yang berarti maka nasihatilah mereka. Memahami karakter, mengangkat tingkat ilmu pengetahuan tentang kepribadian, menggaulinya dengan baik serta memuliakan istri merupakan kategori nasihat.
Demikian semoga bermanfaat. amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar